• Home
kabarita
  • Berita
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
  • Berita
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
kabarita
No Result
View All Result
Home Berita

Petani Nagari Matua Mudiak Keluhkan Keterbatasan Alsintan dan Irigasi Rusak pada Anggota DPRD Sumbar

Selasa, 29/7/25 | 20:39 WIB
in Berita, Sosial
0
Petani Nagari Matua Mudiak Keluhkan Keterbatasan Alsintan dan Irigasi Rusak pada Anggota DPRD Sumbar

kabarita.com — Sejumlah kelompok tani di Jorong Galanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matua, menyampaikan keluhan kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ridwan Datuak Tumbijo, terkait keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta kerusakan saluran irigasi yang berdampak pada produktivitas pertanian mereka.

Keluhan ini disampaikan dalam kegiatan reses perorangan Ridwan Datuak Tumbijo yang berlangsung pada Selasa (29/7/2025). Para petani mengungkapkan bahwa hingga kini, masih banyak lahan yang digarap secara manual karena terbatasnya alat bantu pertanian seperti mesin bajak dan cultivator.

“Kami berharap adanya bantuan alsintan dari pemerintah provinsi agar pekerjaan kami di sawah menjadi lebih mudah dan efisien,” ujar salah seorang petani yang hadir.

Selain keterbatasan alsintan, masyarakat juga meminta perhatian terhadap kondisi saluran irigasi yang banyak mengalami kerusakan. Akibatnya, distribusi air ke sawah dan ladang tidak optimal, terutama saat musim kemarau, sehingga mengancam hasil panen.

“Jika saluran irigasi dibiarkan rusak, kekeringan akan terus terjadi dan kami akan kesulitan mengelola lahan,” ungkap seorang warga lainnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ridwan Datuak Tumbijo menyatakan siap memperjuangkannya di tingkat provinsi, baik dalam pengadaan alsintan maupun program perbaikan infrastruktur pertanian.

“Saya memahami betul kondisi petani di sini. Permintaan terkait alsintan dan irigasi ini akan kami bawa ke pembahasan anggaran agar bisa ditindaklanjuti secara konkret,” ujar Ridwan.

Saat ini luas lahan pertanian di Kecamatan Matua yang mencapai 221,08 hektare (data BPS), perbaikan sarana pertanian menjadi hal mendesak untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

ShareTweetPin
Previous Post

Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Serap Aspirasi Warga Binjai Pasaman

Next Post

Sekolah Rakyat Dinilai Mampu Minimalisir Persoalan PPDB, Evi Yandri: Solusi Akses Pendidikan Merata

Next Post
Sekolah Rakyat Dinilai Mampu Minimalisir Persoalan PPDB, Evi Yandri: Solusi Akses Pendidikan Merata

Sekolah Rakyat Dinilai Mampu Minimalisir Persoalan PPDB, Evi Yandri: Solusi Akses Pendidikan Merata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kabarita

© 2025 Kabarita.com

Navigate Site

  • Berita
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Berita
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik

© 2025 Kabarita.com